Sebenarnya kejadian ini udah lumayan lama mungkin udah 2 minggu lewat. Tapi entah kenapa kejadian hari itu terus aja mengusik hatiku. Mungkin karena faktor teman – teman ku juga yang masih sering mengingatkanku sama kejadian itu. Sebenarnya sih alasannya simple, mereka itu menganggap kejadian itu aneh plus bin ajaib makanya mereka tidak bisa melupakan itu.
Cerita itu bermula saat aku, Githa, ma Ella pulang dari les LIA di Semarang. Saat itu aku dan mereka memang berangkat dan pulang ke Lia naik bus semua. (Hhhhhhhhh Capeknya) Jadi saat itu saat maghrib di jembatan RSS aku dan mereka yangg baru turun dari bus merasa bersyukur banget akhirnya sampai juga ke KENDAL dengan selamat. Ketika hampir menyeberang aku ngelihat di pinggir jalan itu ada sepasang cewek yang lagi asyik – asik nya photo- photo saat maghrib. Dan saat itu yang ada dipikiran aku,
“Busyet maghrib - maghrib gini photo – photo gax takut apa ma penampakan”.
Setelah itu, aku dan mereka sudah menyeberang tapi belum selesai karena kita harus melewati satu penyeberangan lagi. Dan hari itu, entah kenapa mungkin karena perut aku yg lapar banget karena belum makan aku yang tanpa mempedulikan apapun langsung saja ngeloyor buat menyeberang sendiri. Ketika aku sadar, Githa dan Ella yang ada dibelakang aku teriak – teriak nggak jelas, mereka bilang,
“AWAS TIK!!!AWAS TIK!!!”
hah pikiranku kosong saat itu dan aku pun akhirnya cuma bisa bingung dengan apa yang mereka ucapkan. Dalam hati aku membatin apa coba yang perlu diawasin… Dan ternyata setelah aku menengok ke kiri aku baru sadar, ternyata aku berhenti di tengah jalan dan ternyata lagi dari ujung sana ada 1 bus metromini yang akan lewat di depan aku. Dan begonya aku bukannya cepet lari aku malah berdiri mematung ditempat<> Hhhh pikiran macam apa itu. Dan alhamdulillahnya tuh bus berhenti di pinggir jalan buat nurunin penumpang jd aku selamat.HORE!!
Namun cerita belum sampai sini saja. Setelah itu, sambil berjalan gaya pinguin kakiku bergerser ke arah kanan dan kamu tau apa yg terjadi sama bus itu? Anehnya bus itu juga ikut maju ngikutin langkahku. Jadi setiap aku geser ke kanan bus itu jg ikutan maju nutupin jalan buat ak nyebrang. Aku sempet keki juga ada masalah apa sih bus ini sama aku? Persaan aku selamai ini hidup dengan kelakun sopan santun yang benar- benar jempol top kok bus ini seakan – akan nyari masalah sama aku. Dan dibelakang aku suara Ella dan Githa histeris mereka teriak,
“ AHHHH,, ETTY!!!AWAS!!!AWAS!!! MAJU!!!MAJU!!! LARI!!! LARI!!”
Dan kamu tau nggak dalam benakku kata- kata histeris meraka seperti suporter bagi aku yang saat itu aku anggap sebagai balapan aku sama bus metromini itu. Akhirnya setelah rada capek berdiri dan perut yang kelaparan akhirnya aku maksain kakiku buat lari kenceng banget bwt melewati tuh bus dan setelah sampe di pinggir jalan (dlm pikiranku itu sebagai garis finish hehehe) aku disemprot habis”san sama kenek bus itu. Hoghog karena kesenangan menjadi winner dalam balapan tersebut aku sama sekali nggak dengerin tuh kenek ngoceh apa. Dan setelah Ella sama Githa sampai dipinggir nyamperin aku mereka ngakak abiz”san. Aku yang heran ngelihat tingkah mereka pun bertanya dalam hati
“ ada apa gerangan ini?”
Dan akhrnya aku tau alasan mereka ketawa ternyata mereka menganggap kelakuanku tadi KONYOL banget dan lari aku waktu ngehindari sama pas tarung ma bus itu lucu banget. Walakh!!! temen macam apa mereka itu temannya lagi susah juga malah mereka happy banget. Tapi, ya sudahlah yg penting ak menang nglawan bus itu (ya iyalah klu lo kalah lo udah masug rumah sakit.)^^. Dampak buruknya tersebarlah berita di kampungku.
“ Etty tarung lawan bus metromini” Busyetttttttt!!!!!!!
Ampun ayah anakmu telah mempermalukan namanu. T.T