Selasa, 21 Juni 2011

Akhirnya aku lulus SMA!!!

Maaf banget!! aku udah telat banget postingnya. Maklum lah anak sibux,, hahahahha. Setelah kerja keras, kerja rodi. Berangkat jam 6 pulang jam 6 sore pula. Udah bawa bekal makanan kemana" bolak - balik les. Dimarahin guru les, dibentak - bentaklah, di bego - begoin lah,, akhirnya,,,,, TERBAYAR juga! alhamdulillah..... Terima kasih Ya Allah.. Seperti kata seseorang Man jadda wa jadda..
dan,,ini cuplikan photo,,, bukan orang si yang di poto..

Ini Targetku,,,, alahamdulillah sebagian kesampaian


Dan ini nilau UAN... JRENG JRENG

Segala impian dan cita" ku,,

Alhamdulillah LULUSSSSSSS



Ini kutipan dari koran yang sangat memacu semangatku..



so,, Mari berjuang untuk tantangan berikutnya..ini bukan akhir. tapi awal aku untuk terus maju. melangkah, mengejar impian dan cita - cita..
Selalu doakn aku kawan... semoga aku bisa meraih impian dan cita - cita ku. Tuhan tau tapi menunggu...


LULUSSS!!!!!!!

cita - citaku, impianku,,,,,,,

Alhamdulillah aku udah lulus sma , dan alhamdulillah hasilnya memuaskan. Senang rasanya ngelihat orang tua bangga sama kita. Tapi maaf aku belum posting tentang kelulusan itu,, hehehe.
Lebih dari itu semua, aku ingin sekali bisa kuliah di kedokteran, bisa jadi dokter spesialis yang hebat. Bisa kuliah di Belanda dan menetap di sana. Bisa Keliling Eropa. Bisa ketemu orang - orang hebat. Bisa ke markasnya Real Madrid. Bisa menguasai 5 bahasa dunia. Bisa nonton piala unia lifw. Dan masihh banyakkkkkk sekali yang lain,,, Akulah sang pemimpi....
Aku ingin mewujudkan semua impian itu. Aku ingin jadi orang hebat. Aku ingin orang tuaku bangga terhadapaku... Kemarin aku udah ikut PMDK polinnes. Tapi mungkin Allah SWT punya rencana lain dan aku tak masuk. Kemudian aku ikut test Poliness,, Segala upaya udah aku kerahkan,,, aku pasrah,, dan Alhamdulillah aku ketrima. Sekarang aku ngejar tujuan, misiku , cita"ku untuk bisa jadi Dokter yang hebat. Dengan keterbatasan uang aku tag gentar mengejar impianku. Aku ikut snmptn undangan dan sekali lagi.. aku ditolak. Aku ikut snmptn tertulis kemarin. Entah apa hasilnya.. aku hanya bisa berharap, berdoa, dan percaya.
Penulis novel Negeri 5 Menara pernah bilang : " Jangan pernah remehkan impian , walau setinggi apapun. Tuhan sungguh Maha Mendengar "
Andrea Hirata sang penulis trilogi Sang Pemimpi pun pernah bilang : "Jangan takut bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi kita"
Aku selalu percaya pada kekuatan mimpi. dan tentunya Allah SWT. Kun Fayakun. Maka terjadilah,,,
apapun bisa terjadi.. Ijinkan aku Ya Allah, Ijinkan aku kuliah di kedokteran,,, Ijinkan aku agar aku bisa menjadi dokterspesialis yang hebat,,,,
Aku pasrah, kuserahkan segala usahaku, cita"ku , impianku pada Mu... amin,,,,,,,,

Selasa, 14 Juni 2011

Dilema antara Dokter Gigi dan Dokter Bedah Mulut ('_' ")

yah,,, akhirnya saya kembali lagi... bukan dalam keadaan yang terlalu baik juga
sambil menahan cenat cenut di gigi saya setelah operasi,, wekzz,,, tag boleh macam cakap saya,, takut benang jahitnya copot,, huhuhuhu.. T.T makan ini itu dilarang ngomong juga dilarang, minum ini itu juga dilarang,, susah amat,, hikz hikz hikz,,
Oke terlepas dari keadaan saya sekarang saya mau berbagi cerita dengan anda semua,, yah dimulai sebelum operasi ini terjadi. Karena suatu masalah dan lain hal,, dokter yang menangani saya berbeda - beda,, oleh karena itulah,, dokter yang memegang kartu asuransi saya sempet marah - marah. huhuhuhuhuhu
Dokter pertama kali yang menangani saya bilang bahwa saya harus ke Dokter Bedah Mulut oke lah.. selanjutnya karena ingin memakai jasa asuransi kesehatan beralihlah ke dokter lain. Dokter ini akhirnya buat rujukan ke Rumah Sakit Swasta atas permintaan orang tua saya,, agar saya segera dioperasi. Dokter ini buat rujukan ke poli gigi. Akhirnya berbekal rujukan dari dokter asuransi kesehatan saya dan hasil rongsen mulut saya, saya ke Rumah Sakit swasta tersebut. Ternyata sampai disini saya yang masih kebingungan antara dokter gigi atau spesialis bedah mulut ya cuma plonga - plongo saja,, mengikuti arahan ibu" perawat disana.. Waktu sampai di Dokter gigi Rumah Sakit swasta tersebut, saya malah langsung dioperasi,,, huhuhuhu... ini yang bener yang mana Dokter gigi / spesialis bedah mulut yang harus mengoperasi saya,,, saya jadi bingung...
Dan dimulailah detik - detik menegangkan itu,,, gigi saya dan gusi  saya dikasih obat bius.. sempet merasa takut juga sih dengan jarumnya,, setelah itu nunggu obatnya bereaksi,, seperempat jam kemudian, datanglah operasi itu,, pertama sih oke" saja karena jujur akibat efek dari obat bius itu. yang saya takutkan itu alatnya,, ada bor, gunting berbagai macam, tang dkk saya tag berani melihat alat" itu yah saya akhirnya memutuskan untuk menutup mata.tik tik tik 10 menit, 15 menit, 20 menit, berlalu dokter dan perawat itu ternyata kewalahan menganmbil gigi saya yang mojo di bawah dan tertutup oleh gusi. dia posisinya tidur pula.. walakkkhhh!!!! 25 menit, 30 menit, crootttt.. darah dari gusi saya muncrat kemana - mana,,, hahahahahahaa,, heran saya, perawat dan dokter serta lantai di ruangan itu pun terkena darah muncratan gusi saya,,, mulut saya hiiiii darah plus air liur semua oey,,, 35 menit,, dokter dan perawat semakin bernafsu untuk mengambil gigi saya,,, tenaga mereka entah mengapa meningkat lagi. Segala peluh upaya mereka, mereka keluarkan,, tang gunting , bor bergantian menyentuh tangan dokter itu.Uhhhhh,,,, Dokter itu menarik gigi saya sekuat tenaga,, dari arah kiri, kanan, atas , bawah,, samapi mulut saya mlenca mlence menyesuaikan arah tangan dokter itu,, tiba" ahhhh bibir saya kejepit alat,, sontak suara saya yang keluar seadanya mulai ribut juga,,, berbagai alat masuk ke mulut saya.. saya gax bisa nafas,, saya pun berontak,, lalu perawatnya bilang..."sabar mbak ini giginya gax mau keluar - keluar, kalau nafas pake hidung saja ya jangan pake  mulut".. saya mengikuti saran ibu perawat,, lalu tiba" air mata saya keluar,,,, saya sudah capek,, ini kapan selesainya? saya berdoa dalam hati berbagai doa saya baca sambil menahan cenut ketika dokter akan mencabut gigi saya dengan paksa,, air mata saya terus kelur,, 40 menit,, dokter dan perawatnya semakin bernafsu saja menarik gigi,, "aduh,, giginya koq besar sekali mb" kata dokternya.. pikir saya dalam hati "bodo deh,, cepetann selesai, ya allah saya akan menahan sakit ini saya akan megikuti apa yang dikatakan dokter ini saya ikhlaskan gigi saya untuk diambil tapi tolong saya, mudahkanlah operasi ini,,,," 45 menit, dokternya bilang "aduh tinggal dikit lagi nih,, coba kamu saja yang tarik badan kamu (perawat) kan besar", "ya dok, akan saya coba" jawab perawanya. Dan penderitaan saya terus berlanjut,, mulut saya yang pegal karena mangap terus, dan alat nya yang masih saja nyupit bibir saya, rasa pegelnya yang berlawanan arah ketika kedua orang itu menarik gigi saya,,, keringat bertetesan keluar dari wajah dokter itu. Pikir saya "hadoh,, hebat sangat gigi saya,, udah ditarik" pake tang masih saja belum keluar" 50 menit,,, "ah,,, keluar juga giginya. ini mbak lihat giginya besar sangat,,, hhhhhhffff" kata dokternya,, dan acara operasinya belum selesai,,,
Selanjutnya gusi saya dijahit.dengan sisa - sisa kekuatan yang tersimpan saya kerahkan tenaga saya untuk membuat mangap gigi saya,,,, haahahahahahaaa
Ternyata  60 menit kemudian selesai juga,, mata saya merah akibat nangis,, mulut saya merah karena darah yang terus keluar,, dan selesai itu dokternya malah asyik kipasan sendiri dengan bukunya,, padahl ruangan itu ber AC loh,,, uihhhh wawwww hebatnya gigi saya,,, hahahahahhahhaaa
 
Dan penderitaan itu masih berlanjut,,, hikz - hikz masih ada 2 gig lagi yang harus dioperasi. Semoga tag separah dan tag selama tadiii amin,,,,