Kamis, 18 November 2010

Ini dia photo " Strugle of Youth" Ala IpCig

Sayang kelas kami kagak menang . tapi gax masalh,, dan inilah dia   Behind the Scene:

 Sungguh pemotretan yang menyusahkan,,

 Yap! dapat timing yang tepat!!


 Coba - coba,, actions,,

 menanti giliran nui,,

 Mirip beneran?? jangan deh, astagfirullah



Bersama cemplon, dan mbatin,,,

Ykxa,, buat kenang - kengan,,

Photo ke 2,,,,


Dan yang ke 3,,,


Dan setelah beberapa sesi photio,, inilah acara puncak,, Maaf guest starnya tag ada,,




 Ini band lokal dari semarang

 Anak" udah pada mosing plus campur mabdi air hujan dan keringat!!

 Uhhh,, daku kayak habis mandi!!
 Ibu suddd


Aku, dan para sahabatku,, kami semua mengucaopkan,, selamat mosning!!

Untuk photo yang lebih lengkap silahkan buka link di bawah ini









Wanita Berjilbab Itu Aku


 Selasa malam, entah apa yang terlintas di benak saya, akhirnya saya memutuskan untuk pergi keluar dari rumah dengan memakai jilbab. Yah, malam itu yang mengawali saya untuk memulai hari yang baru dengan berkerudung. A;hamdulillah,,,,sungguh besar nikmat Allah SWT kepada saya. Ucapan syukur atas karunia Allah SWT tak hanti - hantinya saya ucapakan. Yah, Allah Maha Besar.. Subhanallah.
Kalau ditanya, datang dari mana mimpi itu? Ngimpi apa saya semalam? Sejak kapan saya memutuskan untuk berjilbab? Dan Apa penyebab dari semua itu? Jujur saya tidak bisa menjawab semua pertanyaan itu. Saya sendiri jugalupa, kapan tepatnya saya memutuskan untuk berjilbab dan mengapa saya menginginkan hal tersebut. Saya hanya merasa, saya ingin berjilbab. Awalnya saya pendam niat tersebut dalam - dalam. Bukan karena orang tua saya yang menjadi penyebabnya, tapi karena saya masih kurang yakin dengan keinginan saya. Saya tidak pernah memikirkan hal ini sebelumnya. Waktu kenaikan kelas kemarin ibu saya menawari saya dengan hal serupa, untuk memkai jilbab. Saya tolak mentah - mentah waktu itu denagn alasan masih belum siap. Mending waktu kuliah saja.Ternyata, beginilah akhirnya, tanpa paksaan dan bujukan dari ibu saya. Malah saya sendiri yang memutuskan untuk memakai jilbab. Semoga jilbab ini akan terus saya pakai hinggga akhir hayat. Amien,,
Berbeda dengan reaksi teman - teman saya. Yah, mereka sangat kaget begitu melihat saya berkerudunG. Bahkan ada banyak pula teman - teman saya yang terang - terang geli sendiri merasa aneh melihat saya berkerudung dan memakai pakaian panjang. Mereka tertawa sendiri. Sedangkan saya, apa yang bisa saya perbuat? Saya hanya bisa tersenyum menanggapi pertanyaan dan candaan dari teman - teman saya. Awal yang indah untuk hari yang baru. Semoga ini terus berlanjut,, Ridhoilah kami ya Allah amien,, thx for god, n thx to our family. Makasih untuk dukungan dan supprt yang tak hentinya. Untuk mamak makasih untuk kesabarannya menghadapi anak seperti saya,, makasih untuk semuanya..


 Ini beberapa photo waktu pindahan kakak sepupu ke rumah barunya,, semoga tambah harmonis ya keluarganya,,^D^

1,2,3,4,5   Looommmmmppppaaaattttt!!!!


Kamis, 11 November 2010

Menjaga Ucapan

"Mulutmu Harimaumu". Ternyata perkataan itu bukan hanya klise belaka. Banyak orang yang secara sadar atau tidak telah mempraktektan kalimat itu. Entah berapa banyak orang yang jadi sakit hati, gax enak hati atau rendah diri akibat ucapan seseorang. Salah satunya aku. Yah, banyak orang berkata ini itu, inilah itulah , apalah, tentang diriku. Sebagian orang mungkin bermaksud baik mengatakan hal tersebut. Tapi karena keadaan hati yang sedang tidak menentu, jadilah muncul dendam, sakit hati. Sebenarnya dalam kamusku gax ada kata dendam, dan sakit hati . Percuma deh, cuma buang - buang waktu saja. Biarkan sajalah mereka yang sering kali mencemoohmu. Tuhan kan gax tidur, jadi pasti Tuhan mendengar perkataan mereka tentangmu. Biarkan Tuhan yang membalas semuanya. Lagian aku percaya sama hukum karma koq. Kamu percaya atau gax, hukum karma itu ada. Aku lebih senang menjadi seseorang yang awalnya dipandang sebelah mata daripada menjadi orang yang banyak omong tapi tak ada satu pun hasil yang keluar. Setelah bicara panjang lebar diatas. Tentunya, aku juga tak lepas dari kesalahan. Untuk temenku, aku tau aku main ceplas ceplos kalau ngomong. Yah, kuakui emosiku lagi labil sekarang. Maaf untuk perkataan menyakitkan yang telah terucap. Aku tau kamu masih hati. Entah kamu akui itu atau tidak. Yah, hanya kata inilah yang terucap tulus dari hatiku. Maaf untuk semuanya. Aku tau aku salah. Yah, aku juga salah. Welll, Aku lebih suka melepaskan emosiku dalam sehari daripada harus ribet mendem perasaan kemudian aku strezz. Yah, aku harus lebih mengontrol mulut ini. Banyak kata yang mungkin menyakitkan bagi sebagian orang, tapi percayalah, aku gax bermaksud jelek . Itu hanya emosi sesaat.